Pesan kepada Maureen Sweeney-Kyle di North Ridgeville, USA

Senin, 28 Mei 2007

Senin, 28 Mei 2007

Pesan dari Alanus (Malaikat Pelindung Maureen) yang diberikan kepada Visioner Maureen Sweeney-Kyle di North Ridgeville, USA

Alanus (malaikat) datang kepadaku. Dia berkata: "Segala pujian bagi Yesus."

"Hari ini di negara Anda, warga menghormati orang-orang yang meninggal dengan mengunjungi pemakaman dan menghias makam dengan bendera, bunga, dan sebagainya. Tetapi apa yang saya tunjukkan kepada Anda harus mengganti pandangan semua orang tentang kehidupan sesudah mati jika mereka memasuki visi Purgatorium ini dengan hati yang ikhlas."

Kemudian dia membawaku, secara mistis, melalui jalur yang terlihat ditutupi duri. Kami naik sedikit ke bukit dan dia memintaku berdiri di sampingnya di tepi jurang berbatu. Dia menggerakkan tangan dengan gerakan melingkar, dan dibawah kami adalah sebuah lembah besar. Di satu ujung ada api yang sangat besar. Terlihat seperti orang-orang dalam bayangan naik turun di antara api itu. Ada teriak keras meminta belas kasihan dan jeritan sakit, tetapi tidak mengurangi penderitaan mereka.

Alanus berkata, "Ini adalah jiwa-jiwa yang paling membutuhkan doa dan persembahan. Ini bagian terendah Purgatorium--bagian yang terdekat dengan Neraka itu sendiri. Banyak orang menderita di sini, karena tidak ada yang berdoa untuk mereka. Mereka dianggap sebagai 'baik'--beberapa bahkan 'suci'--pada masa hidupnya, tetapi semuanya hanya penampilan saja. Banyak imam juga termasuk dalam jiwa-jiwa miskin ini, karena mereka tidak setia terhadap perintah-perintah Gereja."

"Ada orang-orang yang berbohong tentang orang lain dan menghancurkan reputasi mereka. Mereka adalah orang itu." Dia menunjukkan kepadaku jiwa-jiwa yang memiliki timbal cair dituangkan ke dalam tenggorokan mereka. Timbal tersebut membakar lubang melalui leher mereka tetapi tidak berhenti. Di tepi api ini ada banyak malaikat--lebih dari yang bisa saya hitung. Alanus berkata, "Ini adalah para malaikat pelindung jiwa-jiwa miskin itu sedang disucikan pada tingkat ini. Melalui semua penderitaan ini, ujian terbesar bagi jiwa-jiwa adalah pemisahan dari Allah."

Saya melihat jiwa-jiwa yang terlihat dagingnya meleleh. Ini juga tidak berhenti. Alanus berkata, "Ini mereka yang bersalah atas dosa-dosa daging."

Kami bergerak ke tingkat selanjutnya untuk melihat. Terlihat seperti air dituangkan pada api sehingga api menjadi lebih kecil--tidak begitu intens. Alanus berkata, "Darah dan air dari Sisi Yesus mengalir terus-menerus kepada jiwa-jiwa di tingkat ini." Jiwa-jiwa sedang menderita, tetapi semua penderitaan mereka terlihat lebih

serupa, dan untuk alasan tertentu, jiwa-jiwa tersebut tampak lebih bersatu. Mereka mengangkat tangan ke arah sebuah bukaan. Terdapat kemungkinan mereka memohon belas kasihan. Alanus mengatakan kepadaku, "Mereka menderita dengan intens karena tidak berada dalam Kehadiran Allah."

Kami melanjutkan ke area yang tampak jauh lebih baik. Jiwa-jiwa ini terlihat lebih seperti manusia, tetapi mereka berwarna abu-abuan. Alanus berkata, "Ini adalah orang-orang paling dekat dengan Surga. Mereka hampir sepenuhnya dibersihkan. Mungkin hanya satu Misal atau satu doa rosario; mungkin satu 'Doa Maria' untuk memasuki kebahagiaan abadi."

"Jadi, kamu melihat, menghias makam bukanlah apa yang jiwa-jiwa, yang sudah lama meninggal, harapkan. Banyak dari mereka menjalani berabad-abad di Purgatorio, karena orang-orang tercinta mereka mengira mereka berada di Surga. Jika kamu doa dan korban untuk jiwa-jiwa suci ini, mereka akan membantumu sekarang dan pada saat kematianmu."

"Beritahukanlah hal itu."

Sumber: ➥ HolyLove.org

Teks di situs web ini telah diterjemahkan secara otomatis. Mohon maaf atas kesalahan apa pun dan lihat terjemahan bahasa Inggrisnya