Pesan dari Berbagai Sumber

Sabtu, 12 September 2026

Masyarakat Ingin Menyingkirkan Tuhan

Pesan dari Tuhan kita Yesus, Maria yang Mahakudus dan Malaikat kepada Valentina Papagna di Sydney, Australia pada 20 Agustus 2026

Aku menghabiskan malam dengan menderita dalam rasa sakit. Kemudian Malaikat itu datang dan berkata, “Aku adalah Malaikat Tuhan. Aku ingin kau ikut denganku. Kau harus menyaksikan sesuatu.”

Aku berpikir dia akan membawaku ke Api Penyucian lagi, seperti yang biasanya dia lakukan. Namun sebaliknya, kami berjalan dan terus berjalan hingga kami berada di sebuah Gereja. Beberapa orang suci ada di dalamnya. Di tengah gereja ini, seseorang terbaring di lantai, tertutup kain panjang yang berwarna-warni. Meskipun aku tidak bisa melihat Wajah-Nya, aku segera tahu bahwa orang itu adalah Tuhan kita Yesus.

Aku berlutut, mendekat ke arah Tuhan kita, dan dengan lembut, aku sedikit mengangkat ujung penutupnya. Tuhan kita hidup. Dia mengulurkan tangan mencari tanganku. Dia menyentuh tanganku.

Aku bertanya, “Tuhan Yesus, mengapa Engkau terbaring di lantai? Apa yang terjadi pada-Mu?”

Dia menjawab, “Valentina, anak-Ku, mereka telah memutuskan bahwa mereka akan membawa-Ku pergi dan mengganti Hati-Ku dengan beberapa benda baja.”

Tuhan menunjukkan benda itu kepadaku dalam sebuah penglihatan. Aku melihat garis baja yang melingkar, membengkok membentuk hati dan menutupi Hati Kudus-Nya. Mereka ingin mengganti Hati Kudus-Nya dengan benda baja ini.

“Apa!” kataku terkejut.

“Itulah yang ingin mereka lakukan sekarang,” kata-Nya.

Aku bertanya, “Tapi siapa orang-orang ini? Mereka tidak boleh melakukan itu.”

Seolah-olah Tuhan kita tidak punya suara dalam apa yang sedang terjadi. Dia hanya terbaring di sana.

Aku melihat sekeliling dan melihat Bunda Maria berdiri di sudut, kepalanya tertunduk, dan memalingkan wajah dengan sedih. Dia tampak sangat terpukul.

Saat aku melihat sekeliling, tiba-tiba bunga-bunga muncul di mana-mana. Bunga-bunga segar menghiasi lantai, bahkan dinding pun tertutup bunga-bunga segar yang indah. Warnanya sebagian besar putih dengan campuran warna lain, dan bunga-bunga itu berada di sekeliling tempat Tuhan kita terbaring, seperti karpet bunga segar. Semuanya adalah untuk Tuhan kita Yesus.

Ketika aku melihat ke bawah lagi, aku tidak bisa lagi melihat Tubuh Tuhan kita Yesus, hanya tempat di mana Dia sebelumnya terbaring.

Aku bertanya kepada Malaikat itu, “Apa arti semua ini?”

Ia menjawab, “Kau lihat betapa mereka merendahkan Yesus sekarang. Umat manusia tidak menyukai Yesus. Mereka tidak percaya kepada-Nya, dan mereka terus menekan-Nya hingga ke tanah. Mereka ingin Dia tidak memiliki Hati Kudus melainkan menggantinya dengan benda baja.”

“Tahukah kau apa artinya itu? Itu berarti mereka tidak percaya bahwa Tuhan itu ada. Mereka mendorong-Nya menjauh, dan mereka merendahkan-Nya. Mereka ingin menghapus Tuhan dari Masyarakat.”

Aku berkata, “Mereka tidak bisa melakukan itu. Tuhan Maha Kuasa dan Perkasa.”

Malaikat itu berkata, “Kau harus memberitahu orang-orang untuk berdoa dan berpegang teguh pada iman mereka, karena sekarang kau hidup di masa yang sangat, sangat, sangat buruk. Ini adalah masa tanpa Tuhan.”

Ketika aku keluar dari Gereja itu bersama sang Malaikat, aku melihat lebih banyak bunga di luar, tetapi bunga-bunga itu tidak segar. Mereka sudah layu. Itu berarti bahwa di dalam, dalam hadirat Tuhan, ada kehidupan. Sedangkan di luar, tanpa Tuhan, tidak ada kehidupan.

Malaikat itu berkata, “Kau lihat Tuhan kita, betapa Dia menderita. Valentina, itulah sebabnya aku membawamu ke sana. Kau harus menghibur Tuhan kita. Terimalah penderitaan yang Dia berikan kepadamu dan katakan kepada orang-orang untuk bertobat dan percaya kepada Tuhan kita, tidak peduli apa pun yang dikatakan masyarakat bahwa tidak ada Tuhan. Kau harus percaya kepada Tuhan.”

Pesan ini memenuhi hatiku dengan kesedihan yang mendalam, dan aku diliputi oleh emosi.

Orang-orang sering kali hanya meminta untuk diri mereka sendiri, tanpa mempersembahkan penderitaan mereka kepada Tuhan kita. Sebaliknya, mereka seharusnya mencoba menghibur Tuhan kita dengan menyatukan penderitaan mereka dengan penderitaan-Nya.

Sumber: ➥ valentina-sydneyseer.com.au

Teks di situs web ini telah diterjemahkan secara otomatis. Mohon maaf atas kesalahan apa pun dan lihat terjemahan bahasa Inggrisnya