(Pesan ini diberikan dalam beberapa bagian.)
Yesus berada disini dengan Hati-Nya terbuka. Dia berkata: "Aku Yesus, lahir sebagai Manusia. Malaikat-malaikat sedang memasukkan semua permohonanmu ke dalam Jantung Kudus-Ku saat Aku berbicara ini. Semua akan dijawab sesuai dengan Kehendak Ilahi Bapa."
"Wahai saudara-saudaraku, sadarlah bahwa kebenaran Kasih Suci berdiri bersama kamu. Ia tidak bergoyang-goyang seperti pasar saham. Juga tidak menurun nilai seperti uang dolar. Ia tidak meninggalkan kamu ketika harus lepas dari segala hal yang lalai di dunia ini. Kasih Suci--kebenaran itu sendiri--mengikuti kamu ke kehidupan selanjutnya saat tetap berada dalam hatimu. Kasih Suci adalah kebenaran dengan mana kamu akan dinilai. Maka, mengapa mendengar, percaya atau mempercayai sesuatu yang lain?"
"Ketika harus membuat pilihan, dasarkan keputusanmu sedekat mungkin pada Kasih Suci. Jangan bergantung pada janji palsu yang Setan ajukan di depanmu melalui orang-orang yang mencari dukunganmu. Kebenaran sering kali dikompromikan oleh mereka yang ingin tampil baik di mata lain atau oleh mereka yang mencari kekuasaan atau otoritas. Aku, Yesus-mu, berkata padamu untuk mempercayai bukan berdasarkan penampilan, tetapi pada dasar Kasih Suci--kebenaran itu sendiri."
"Banyak yang telah mencoba menghentikan Sukuku di sini--selalu melalui kebohongan. Penyalahgunaan otoritas terhadap Misi ini tidak dicek walaupun Aku telah berusaha memperbaiki hati nurani. Banyak keadilan yang dilakukan tanpa rasa bersalah hatiku. Tetapi kebenaran akan terus mengalir bebas melalui Misi ini meskipun upaya Setan untuk menyembunyikan dan menutupi perbuatannya."
"Aku bertekad di sini memanggil hati-hati membuat pilihan yang jelas pada jalan keselamatanmu. Jangan pikir selalu ada waktu untuk berpaling, waktu untuk berubah, waktu memilih hidup dalam Kasih Suci. Kamu memiliki saat ini--isi dengan Kasih Suci. Ini adalah keselamatanku. Kedalaman dengan mana kamu memeluk Kasih Suci menentukan kekalanmu. Kebenaran ini menjadikan saat sekarang sebagai waktu paling penting dalam kehidupanmu."
"Wahai saudara-saudaraku, jangan bingung oleh retorika hari ini yang mengajak kamu untuk mempercayai hal-hal sementara. Karena Aku berkata padamu, solusi duniawi, nilai-nilai dunia dan bahkan perdamaian itu sendiri adalah lalai kecuali jika hal-hal tersebut didasarkan pada kebenaran perintah-perintah kasih."
"Buatlah hatimu seperti wadah terbuka, menunggu Aku untuk diisi dengan Cinta Suci. Serahkan setiap khawatir, masalah kepada Aku. Terima bahwa Aku adalah Tuhan atas segala-galanya—bahkan masalah-mu. Jangan khawatir atau gelisah. Tunggulah dalam keadaan penyerahan berdoa yang terus-menerus agar Kehendak BapaKu diketahui olehmu. Terimalah kehendak-Nya. Jalan lain akan membawa ke kekurangan damai. Lakukanlah pengampunan. Maka segera itu akan mudah bagi kamu. Ini adalah cara hidup dalam setiap kebajikan. Aku menginginkan kemuliaan-mu."
"Masalah masa depan dunia terletak di hati remaja. Dengan serius, Aku berkata kepada kamu, Setan mengetahui ini dan memahaminya lebih baik daripada kebanyakan orang dewasa di dunia. Itulah sebabnya dia menggunakan setiap bentuk hiburan, mode, sastra, dan agenda politik untuk mengacaukan moral dan tujuan remaja hari ini. Selain itu semua, dia menggunakan aborsi untuk menurunkan jumlah mereka dalam generasi mendatang, banyak dari mereka yang akan menjadi pemimpin berharga di bidang-bidang pilihan mereka."
"Nilai palsu—nilai-nilai yang mengasaskan kebahagiaan dan keamanan pada kenikmatan sementara—telah menggantikan cinta kepada Allah dan cinta kepada tetangga. Ketika Aku berbicara di sini, Aku datang untuk memperkuat kebenaran Cinta Suci, bukan hanya sekarang, tetapi juga bagi semua generasi mendatang. Waktu akan tiba ketika sejarah akan menunjukkan kejahatan apa yang telah dilakukan, serta pengaruhnya dalam Gereja dan dunia pada zaman ini. Maka wahyu-wahyu ini akan berubah dari penelitian dan kegelapan menjadi pujian. Sampai saat itu, setiap orang yang mendengar dan percaya harus menjadi Tanganku, Kakiku, Suarakuku dalam menyebarkan kebenaran-kebenaran pesan-pesan ini."
"Kamu tidak dapat mengharapkan perlindungan Aku atas negara kamu, baik di bidang ekonomi maupun kebijakan luar negeri ataupun area lainnya, selama kamu menolak kehidupan dalam rahim, yang merupakan karunia Aku kepada kamu. Perhatikanlah peringatan ini dan berlakulah sesuai dengan itu."
"Aku memberkati kamu dengan Berkat Cinta Ilahi."