Anak dan anak-anakku yang paling dicintai, aku adalah Bapaku di sorga. Aku datang lagi untuk memperingatkan kamu tentang bahaya-bahaya yang akan datang. Waktu sudah semakin singkat untuk menyusun hidupmu. Aku telah memberitahu putraKu beberapa waktu lalu dalam sebuah pesan bahwa dunia mu, seperti yang kamu kenal sekarang, akan dihancurkan sebelum ulang tahunnya berikutnya. Waktu itu pada bulan Desember. Jika banyak anak-anak tidak bertobat, hal ini akan menjadi kenyataan.
Aku memberikan peringatan kepada semua utusan-Ku tentang apa yang akan terjadi jika anak-anaku tidak berubah, seperti para nabi-nabiku di masa lalu. Jika rakyatKu berubah dan mulai melaksanakan kehendak Allah serta hidup dalam kehendak-Nya, badai-badai itu akan berlalu tanpa menyebabkan kerusakan yang besar. Tetapi jika semua anak-Ku terus hidup dalam dosa maut dan mematikan, badai-badai tersebut akan menimpa negara mu dengan keras. Itulah sebabnya dosa-dosa maut adalah dosa-dosa mematikan, karena kamu menyerahkan nyawa mu kepada setan. Setan membawa budaya kematian untuk menghapus semua anak-Ku yang dalam dosa maut. Setan akan membunuh semua anak-Ku yang dalam dosa maut jika ia bisa, agar dapat mengirim mereka ke neraka. Tetapi setan bukanlah yang berkuasa. Allahmu adalah Yang Berkuasa atas segala sesuatu. Namun ada waktu dalam hidup setiap orang ketika hari-hari yang Aku beri padamu sudah habis dan kamu akan mati. Jadi janganlah berpikir bahwa kamu akan hidup selamanya dalam tubuh mu ini. Tubuh mu akhirnya akan mati dan roh mu akan hidup selama-lamanya.
Oleh karena itu, keluar dari dosa maut atau mematikan sekarang sementara masih bisa atau esok mungkin menjadi hari terakhir kehidupan duniawimu ketika kamu masih dapat meminta ampunan kepada Allahmu. Banyak orang berpikir mereka akan menunggu dan menunggu untuk meminta ampunan hingga akhirnya mati dalam suatu bencana alam atau kecelakaan dan kehilangan jiwa serta berakhir di neraka atau bagian-bagian bawah purgatorio dan menderita selama tahun-tahun karena tidak berubah tepat waktu atau ketika mereka memiliki kesempatan mudah untuk berubah.
Anak-anaku, silakan berubah sekarang karena hatiku sakit atas kamu dan hati putraKu yang menulis juga sakit bersama-sama dengan Ku saat ia menulis karena ia merasakan perasaan-Ku serta menderita bersama Allahnya saat ia menulis. Silakan berubah sekarang demi sorga dan demi anak-anak bumi yang sedang menderita bersama seluruh sorga untuk menyelamatkan saudara-saudaranya. Cinta, Allah Bapa yang menciptakan semua kamu dan segala kebaikan yang ada padamu.