Aku melihat Santo Padre Pio bermandikan cahaya yang indah, dan dia memegang brevir yang terlihat jelas di tangannya. Dia memandang kita semua dan berbicara kepada kita:
"Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin."
Percakapan pribadi dengan Padre Pio menyusul, lalu dia berkata:
"Sahabat-sahabat Kristus yang terkasih!
Jiwa kita lepas seperti burung kecil dari jerat pemburu, dan Tuhan mematahkan jerat itu. Seandainya saja kalian memahami hal ini dan hidup melaluinya! Apakah kalian merasa sangat lelah saat aku memberi tahu kalian bahwa doa kalian begitu penting: Saat kalian berdoa, kalian sedang berbicara dengan Tuhan atau Perawan Maria yang Terberkati!
Yesus telah membebaskan kalian dari jerat ini! Dia melakukan ini di kayu salib melalui kematian-Nya dan Darah-Nya yang Berharga! Dia melakukan ini demi kesempurnaan kasih-Nya bagi kalian! Apakah kalian merasa lelah saat aku memberi tahu kalian bahwa Kurban Suci Misa adalah jantung dari iman, bahwa Yesus datang kepada kalian di dalamnya, dan bahwa hal ini dapat menjadi darah kehidupan dan tali penyelamat bumi! Oh, seandainya saja jiwa-jiwa menemukan pertobatan, semua beban dan semua perang akan segera berakhir.
Hari ini aku datang kepadamu dengan Brevir. Bukankah Raja Belas Kasih telah mengatakan bahwa Brevir — Liturgi Horarium — adalah pakaian pelindung bagi para imam? Aku memohon kepada kalian, bapa-bapa rohani yang terkasih, janganlah lalai dalam doa! Budayakanlah Liturgi Horarium, karena itu sungguh merupakan pakaian pelindung kalian, dan di dalam Tuhan kalian memeliharanya melalui doa kalian agar tidak berlubang dan pakaian pelindung ini tidak hancur.
Berdoalah dengan sungguh-sungguh demi perdamaian! Permintaan ini, yang telah kutanamkan dalam hatimu hari ini dan berkali-kali sebelumnya, sangatlah penting! Manusia begitu bodoh — mereka ingin menjadi seperti Tuhan dan dengan demikian akan tersesat. Janganlah tersesat; pandanglah Yesus, Tuhanmu! Berlindunglah pada Perawan Maria yang Terberkati dan hiduplah dalam kasih Yesus dan Maria: maka kesengsaraan tidak akan menyentuh hatimu. Dengarkanlah perkataanku! Aku akan memberkatimu nanti bersama imam.
Santo Padre Pio kembali ke cahaya dan menghilang.
Pesan ini dipublikasikan tanpa bermaksud mendahului penilaian Gereja Katolik Roma.
Hak Cipta. ©
Catatan pribadi: Dalam sebuah percakapan dengan imamku, menjadi jelas bahwa “jiwa kita meloloskan diri seperti burung kecil dari jerat pemburu…” adalah ayat dari mazmur yang terdapat dalam Alkitab, tepatnya ayat ketujuh dari Mazmur 124. Pesan dari mazmur ini adalah bahwa Tuhan telah menyelamatkan umat-Nya dari kesengsaraan dan bahaya yang besar. Pertolongan Tuhan diberikan kepada umat-Nya, yang tidak dapat menyelamatkan diri mereka sendiri dengan kekuatan mereka sendiri.
Sumber: ➥ maria-die-makellose.ch